Tips Menabung Biaya Pernikahan bagi Sandwich Generation – Apakah kamu salah satu sandwich generation yang sedang mempersiapkan pernikahan? sebelum membahas lebih lanjut, Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan sandwich generation? Sandwich generation secara sederhana adalah kondisi di mana seseorang harus mencukupi kebutuhan ekonomi banyak pihak dalam waktu bersamaan, Ia tidak hanya harus mencukupi kebutuhan ekonominya pribadi namun juga orang tua bahkan keluarga intinya. Sehingga menjadi hal yang wajar karena begitu banyak pihak yang “harus dipikirkan”. Lalu bagaimanakah sandwich generation bisa memenuhi keinginannya untuk mengumpulkan tabungan pernikahan demi mewujudkan pernikahan impian?

Photo @venemapictures
Bagi generasi sandwich menyiapkan biaya pernikahan tentu membutuhkan strategi extra. Dibutuhkan sifat saling terbuka di sini. Mengapa? Karena mewujudkan pernikahan impian adalah menciptakan momen indah bersama, maka keterbukaan menjadi pondasi awal untuk membentuk pernikahan yang sehat. Keterbukaan tidak hanya dilakukan kepada pasangan tapi juga orang tua. Dengan membicarakan kepada orang tua akan persentase tabungan pernikahan dan berapa persentase yang dapat diberikan pada mereka maka secara tidak langsung kamu sudah melibatkan mereka dalam mewujudkan pernikahan impianmu.
- Temukan strategi menabung.
Setelah bicara terbuka dengan pasangan dan orang tua, langkah selanjutnya adalah membuat strategi menabung biaya pernikahan. Cobalah terbuka dengan menunjukkan pemasukan dan pengeluaran masing-masing, jika diperlukan kamu berdua juga bisa bersama sama mencatat setiap besaran alokasi pengeluaran. Dengan begitu, nantinya bisa ditemukan strategi pengeluaran mana yang paling tepat bagi kamu selaku generasi sandwich dalam menyiapkan biaya pernikahan. Intinya adalah menemukan strategi pengelolaan keuangan bersama. Ingat, strategi ini hanya akan berhasil jika kamu dan pasangan menerapkannya secara disiplin!
- Tentukan target dan tenggat waktu.
Cobalah sepakati bersama pasangan besaran tabungan pernikahan yang diinginkan. Artinya kalkulasi bersama berapa dana yang dibutuhkan untuk mewujudkan pernikahan impian kalian berdua. Lalu tentukan kemampuan bersama untuk mencapai nominal tersebut dibutuhkan waktu berapa lama.

Photo @abupictures
- Hitung secara teliti alokasi untuk kebutuhan utama dan prioritas.
Untuk mengetahui seberapa besar kamu dan pasangan bisa berkontribusi dalam menyiapkan biaya pernikahan bersama, maka baik kamu maupun pasangan harus menghitung nominal yang dikeluarkan secara rutin untuk kebutuhan utama. Tidak hanya kebutuhan utama diri sendiri tapi juga keluarga. Lalu bicarakan secara terbuka alokasi pengeluaran mana saja yang menjadi prioritas kedua belah pihak. Dengan menghitung secara teliti maka kalian bisa melihat secara jelas pengeluaran mana yang tidak perlu untuk dapat dimasukan ke biaya tabungan pernikahan.
- Lakukan evaluasi strategi menabung.
Evaluasi keuangan saat menyiapkan tabungan pernikahan bersama tetap perlu dilakukan, karena strategi keuangan sewajarnya bisa dilakukan tanpa ada yang merasa terbebani. Artinya evaluasi keuangan ini dilakukan untuk mengukur apakah strategi yang diterapkan sudah efektif dan optimal dalam mewujudkan target bersama.
- Jangan lupa untuk menyiapkan dana darurat.
Dalam rumus mengelola keuangan, dana darurat adalah salah satu elemen penting. Dana darurat ini yang nantinya akan digunakan ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan, tanpa perlu “menginterupsi” tabungan pernikahan.
Dana darurat memiliki perbedaan nominal pada setiap orang. Perhitungannya dapat dibuat berdasarkan kebutuhan pribadi per bulan dikali bulan. Jumlah bulan ditentukan berdasarkan jumlah orang yang ditanggung. Semakin banyak jumlahnya, tentu semakin banyak pula dana darurat yang harus disiapkan.
Secara umum, hitung-hitungan dana darurat yang bisa kamu ikuti:
- Lajang: 6 kali pengeluaran bulanan
- Menikah (tanpa anak): 9 kali pengeluaran bulanan
- Menikah (1 anak): 12 kali pengeluaran bulanan
- Menikah (≥2 anak/tanggungan): 12 kali pengeluaran bulanan
Kamu sudah tidak pusing lagi kan bagaimana cara menabung biaya pernikahan untuk sandwich generation? Jika strategi-strategi ini berhasil dilakukan, maka secara tidak langsung juga akan menciptakan kebiasaan kamu dan pasangan dalam mengelola keuangan pasca resmi menjadi suami-istri. Kamu bisa memulainya dari sekarang, agar impian mengadakan pernikahan idaman bisa terwujud tanpa harus pusing memikirkan dana dan lain-lainnya.

Photo @vanyaedria


