By Aina Isnaini
Memiliki potret dari sebuah momen yang indah pasti ingin dimiliki oleh setiap calon pengantin. Banyak calon pasangan pengantin berburu vendor fotografi pernikahan demi mewujudkan foto kenangan yang indah untuk bisa dikenang sepanjang usia. Karena para bride-to-be sadar betul jika masa-masa prewedding atau wedding sudah lewat, maka yang tersisa hanyalah foto dan video saja yang bisa memutar ulang kembali kenangan itu.
Dunia wedding fotografi juga semakin ramai dengan kehadiran para fotografer muda yang memberikan warna berbeda. Salah satunya adalah Kimi and Smith. Walaupun terbilang baru tapi Kimi and Smith langsung merebut hati para bride-to-be yang sedang mencari vendor fotografi pernikahan.
Mau kenal lebih dekat dengan Kimi and Smith? Yuk baca kesempatan mini session sputnik dengan David Hartadi sang fotografer sekaligus founder Kimi and Smith.
Mengawali karirnya sebagai freelancer fotografer, David sapaan akrabnya sudah jatuh cinta dengan dunia fotografi sejak SMA loh ternyata. Jadi dunia fotografi sebenarnya bukanlah dunia baru baginya.
Pria yang mengaku suka main game PC ini sedikit bercerita gimana awal mulanya ia membangun brand Kimi and Smith lewat arti dari logo brandnya.
“Jadi kimi and smith itu adalah sepasang karakter yang kita gambarkan sebagai pasangan yang saling mendukung, sharing, dll dan kita mau klien kita ini bs jadi kimi and smith nya sendiri.”
Berlanjut mencari pengalaman ia memulai karir dengan menjadi freelancer fotografi selama 4 tahun. Di akhir tahun 2015, akhirnya David mulai memberanikan diri untuk mewujudkan impiannya membangun brand wedding fotografi miliknya sendiri. Walaupun awalnya sendiri, tapi saat ini dirinya juga dibantu oleh sang pacar yang membantu membuatkan konsep sekaligus MUA untuk para klien david. Jadi bisa dibilang ini menjadi couple project dan sesuai dengan karakter si Kimi and Smith yang dibangun olehnya, seru ya!
Setahun lebih perjalanan karirnya, ternyata brand miliknya bisa dibilang cukup melejit lewat hasil foto-fotonya di Instagram. Namun ternyata David sendiri mengaku tidak merasa begitu, “Kalo menurut aku, kimi and smith masih jauh banget dari kata terkenal hehehe, ya intinya kita cuma ngasih yang terbaik aja si ke client biar mulut ke mulut aja yang nyebar sendiri.”
Dengan gaya fotonya yang lebih natural, ternyata David memang menginginkan hasil foto yang simple namun sehidup mungkin dari kedua pasangan. Jadi ia bisa mengambil ekspresi-ekspresi yang se-real mungkin. Dan memang terlihat kebanyakan hasil jepretannya adalah candid photographs yang natural dan penuh chemistry.
Bagi kamu yang sedang mencari vendor fotografi atau sudah berencana untuk menggunakan Kimi and Smith, Kimi memiliki 2 paket foto yang simple. Yang pertama paket foto saja dan yag kedua paket foto dengan cetak. Jadi ini menjadi good idea banget untuk kamu yang mau menghemat budget foto pernikahan ataupun prewedding. Kalian bisa mensiasatinya dengan mengambil paket foto pernikahan tanpa cetak. Dan untuk cetak, kamu bisa mengaturnya sendiri deh sesuai budget. Ini juga yang disarankan David bagi para kliennya yang ingin mengatur budget pernikahan hemat tanpa harus worry hasil foto yang pas-pasangan.
Untuk project fotonya sendiri walaupun Kimi and Smith fokus di prewedding dan wedding, namun David mengungkapkan kalau dia ngga menutup kemungkinan mengambil project foto yang lain untuk bisa memiliki portfolio yang lebih berwarna “Kita sih lebih fokus di Wedding & Prewedding, namun kadang ambil juga kalo pregnancy, biar ga bosen sama fotografi hehe.”
Lihat juga : Keseruan Pernikahan Outdoor Eklektik Etnik Ala Fina & Agi Di Kota Bandung
Selain menjaga gaya signature stylenya sebagai identitas diri, ada hal lain yang cukup penting untuk menghasilkan gaya foto yang Kimi & Smith banget dan ini menjadi kunci David untuk bisa menghasilkan foto yang memuaskan para kliennya. “Aku selalu berusaha untuk foto mereka itu sebagai teman dan cari koneksi dulu sebelum foto, karena kalo mereka ga menganggap kamu teman, mereka juga ga akan mau terbuka sama kamu, dan ujung2nya foto kamu akan kaku.” dan caranya itu juga yang membuat Kimi & Smith berhasil sukses dikenal ditengah menjamurnya wedding fotografi bermunculan.
Bagi David, mempertahankan signature style amatlah penting karena jika tidak mempertahankannya orang lain hanya akan melihat hasil foto kita bermacam-macam mengikuti tren tanpa ada gaya foto yang menunjukan sebuah ciri khas yang menjual. Untuk itu, agar tetap memiliki gaya foto yang kuat David selalu mengeksplor tentang pasangan yang ada dari sebuah perbedaan. “Selalu membuat foto yang beda dari client yang lain, tiap orang punya kepribadian beda, jadi kita maksimalin aja perbedaan itu.” Tambahnya.
Keseruan menjadi fotografer juga dirasakan olehnya salah satunya adalah pengalaman dimana David harus memotret pasangan dijalan dan berinteraksi dengan orang-orang sekitar. “Waktu itu pernah, fotoin client di jalan raya, itu pertama kalinya aku foto street untuk client. Motoin mereka pake baju dress sambil makan ketupat sayur, dan ngobrol sama orang sekitar pasar. Menurut aku itu jarang banget sih aku rasain.”
Banyak keseruan yang dirinya bisa eksplor dari para klien. Tapi menurut pria yang suka makan pad thai dan sambal mangga ini, tantangan lain memotret prewedding dan wedding couple adalah Idealisme seorang fotografer.
Ia mengaku kalau idealisme fotografer yang harus digabungkan dengan selera klien bisa berbeda jauh, jadi untuk bisa memuaskan para kliennya ia harus bisa mengambil jalan tengah dengan membungkus keinginan klien tanpa harus membuang sentuhan ala Kimi and Smith. And he nailed it!
Brides Tips
Sputnik juga berhasil tanya-tanya gimana tips untuk pasangan yang lagi mempersiapkan foto prewedding mereka tapi masih blank banget harus ngapain tapi bisa menghasilkan foto yang bagus dan natural. “Pilih fotografer harus sesuai selera banget, terus kasih tau fotografernya segala tentang kalian, mulai dari baju yang kamu suka sampe pose-pose yang kamu suka dan gak suka.” Ungkapnya. Menurut David ini akan sangat membantu sang fotografer untuk bisa mengenal dan mengeksplor chemistry antara kamu dan pasangan.
Dan untuk yang ingin foto dengan budget hemat ia menambahkan “pertama tetep harus cari yang hasil foto dan editannya sesuai selera, lalu kalo untuk hemat budget, pilih aja paket yang tanpa print. Dan kalian bisa print sendiri hasilnya sesuai keperluan kalian, untuk prewed baju ga perlu banyak-banyak, 2 aja yang penting bagus juga uda cukup banget.”
Diakhir obrolan bersamanya, Sputnik sempat bertanya apa harapan dan rencana kedepan untuk Kimi and Smith. David berharap bisa membuka kantor diluar Jakarta, yang dibarengi dengan makin matang brand miliknya sehingga bisa memiliki pasar sendiri dan membuat tren sendiri juga.
So, Thank you for your time David! keep on inspiring others and hope you can achieve all your dreams.













