Cara mengatur biaya pernikahan agar tetap on track – Mengatur biaya pernikahan, bagi pasangan yang berencana menikah bisa dibilang susah-susah gampang. Banyak pasangan yang hendak melangkah ke jenjang pernikahan terbentur masalah biaya. Biasanya pasangan calon pengantin memiliki banyak keinginan untuk menjadikan acara pernikahan itu sangat spesial. Sayangnya, seringkali untuk menjadikan acara pernikahan itu istimewa, biayanya tidaklah sedikit. Sebenarnya, berapapun jumlah tabungan yang kamu miliki, kamu tetap pasti bisa menyelenggarakan pesta pernikahan sesuai dengan impianmu walaupun memang ada beberapa ruang yang harus dipotong untuk menghemat biaya pernikahan. Ada cukup banyak tips yang bisa kamu terapkan untuk memfokuskan uang kamu di tempat yang paling penting. Penasaran apa saja? Yuk, simak tips mudah di bawah ini!

Photo by @alineapict
- Pilih tanggal di luar high season
Dalam mengatur biaya pernikahan, memilih tanggal pernikahan menjadi hal pertama yang dilakukan karena akan ada banyak pertimbangan yang harus diputuskan. Di Indonesia sendiri biasanya tanggal yang banyak dipilih untuk perayaan pernikahan adalah pada akhir pekan antara bulan Juli-September, sehingga tak ayal bila harga gedung di bulan-bulan ini akan lumayan meningkat. Cobalah pilih waktu pelaksanaan saat siang hari atau saat weekday sekalipun. Biasanya pada waktu-waktu tesebut harga gedung bisa sedikit menurun sehingga kamu bisa lebih menghemat biaya pernikahan. Jangan lupa juga untuk mempertimbangkan hal-hal lain seperti:
- Waktu persiapan pernikahan
- Ketersediaan venue pernikahan
- Hari libur nasional
- Tanggal cantik
- Persetujuan kedua keluarga
- Kurangi Jumlah Tamu
Jumlah tamu undangan sangat mempengaruhi pemilihan venue serta jumlah katering yang memang memakan biaya lumayan berlebih. Karena ini adalah hari bahagiamu, pastinya kamu ingin semua orang yang penting untukmu bisa ikut merasakan kebahagiaan. Untuk tetap menyesuaikan dengan budget yang dimiliki, saat mengatur biaya pernikahan cobalah kelompokan undangan berdasarkan kedekatan kamu dan pasangan dengan mereka.
Ring 1: Kategori orang-orang yang wajib kamu undang (pernikahan intimate)
Saudara dari kedua orang tua, sepupu, sahabat, rekan bisnis, kolega orang tua, teman satu kantor dan tetangga.
Ring 2: Saat kamu punya budget yang mencukupi, kamu bisa mengundang mereka
Saudara jauh, teman-teman satu komunitas, teman masa kecil atau sekolah yang masih berkomunikasi satu tahun terakhir dan teman-teman dari saudara kandungmu.

Photo by @soeandsu
- Negosiasikan harga dengan vendor pernikahan
Seperti kebanyakan kontrak penjualan, beberapa produk dan layanan dalam industri pernikahan memiliki potensi untuk dinegosiasikan. Ada banyak cara untuk menegosiasikan harga dengan para vendor yang berpotensi menghemat biaya pernikahan mu. Para vendor juga pastinya siap membantu untuk menyesuaikan budget yang kamu miliki dengan paket yang mereka sediakan. Pertimbangan-pertimbangan lain yang bisa kamu lakukan seperti:
- Ketersediaan tanggal yang kamu inginkan
- Chemistry antara kamu sebagai calon pengantin dan vendor
- Gunakan dekorasi yang sederhana
Dalam mengatur biaya pernikahan, dekorasi memiliki pengaruh yang cukup besar. Jadi, sebelum menentukan ingin menggunakan dekorasi seperti apa, sebaiknya kamu tentukan lebih dulu color wedding pallete yang ingin digunakan. Ini akan sangat membantumu juga dalam menentukan final dekorasimu nanti. Setelah itu barulah sesuaikan dekorasimu dengan tema pernikahan yang diinginkan. Salah satu contohnya kamu bisa lebih fleksibel dengan membuat mix and match antara gaya modern dan minimalis.

Photo @helloworld_co
- Wedding Style
Baik pernikahan tradisional maupun internasional yang jelas wedding style yang nanti kamu gunakan harus bisa sesuai dengan budget yang dimiliki. Bisa dibilang pernikahan adat memang memerlukan budget ekstra, namun kamu masih bisa memangkas biaya dengan mengurangi beberapa ritual.
- Hindari Extra Cost
Kamu pasti memiliki rincian saat mengatur biaya pernikahan dan sudah mengetahui akan dialokasikan kemana saja anggaran yang dimiliki. Yang perlu kamu lakukan adalah konsisten pada catatan yang kamu miliki agar tidak terlena dan membuatmu mengeluarkan extra cost seperti mengurangi kebiasaan untuk hangout dan membeli beberapa barang yang tidak dibutuhkan.
- Mintalah bantuan keluarga dan teman
Jika kamu memiliki keluarga dan teman yang bisa memberikan layanan amatir atau profesional, jangan takut untuk bertanya pada mereka. Pendekatan ini dapat menghemat biaya pernikahan dan menambahkan elemen pribadi ke keseluruhan pengalaman pernikahanmu.

Photo by @pridebride.wedding


